Khitan atau sunat adalah salah satu amalan penting dalam Islam bagi laki-laki, dan menjadi anjuran bagi perempuan. Ibadah ini sudah dilakukan sejak zaman Nabi Ibrahim AS, sebagaimana dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Nabi Ibrahim berkhitan pada usia 80 tahun dengan menggunakan al-qadum (kapak).
Bagi Ayah dan Bunda yang sedang mempersiapkan acara walimatul khitan, membaca doa menjadi bagian yang dianjurkan. Tujuannya bukan sekedar seremonial, tapi memohon keberkahan, keselamatan, serta kesembuhan untuk anak.
Daftar Isi
ToggleDoa Khitan dalam Islam
Saat anak akan disunat, ada doa yang dianjurkan untuk dibaca sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT.
Doa khitan:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ سُنَّتُكَ وَسُنَّةُ نَبِيِّكَ، صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَآلِهِ، وَاتِّبَاعٌ مِنَّا لِنَبِيِّكَ، بِمَشِيْئَتِكَ وَإِرَادَتِكَ وَقَضَائِكَ لِأَمْرٍ أَرَدْتَهُ وَقَضَاءٍ حَتَمْتَهُ، وَأَمْرٍ أَنْفَذْتَهُ، وَأَذَقْتَهُ حَرَّ اْلحَدِيْدِ فِيْ خِتَانِهِ وَحِجَامَتِهِ بِأْمْرٍ أَنْتَ أَعْرَفُ بِهِ مِنِّيْ
Latin:
Allahumma hadzihi sunnatuka wa sunnatu nabiyyika, shalawatuka ‘alaihi wa alihi, wattiba’un minna li nabiyyika, bi masyiatika wa iradatika wa qadhaika li amrin aradtahu…
Artinya:
“Ya Allah, ini adalah sunnah-Mu dan sunnah Nabi-Mu. Kami mengikuti Nabi-Mu dengan kehendak dan ketetapan-Mu, atas perkara yang Engkau tetapkan dan Engkau lebih mengetahui dari kami.”
Doa Walimatul Khitan
Dalam tradisi Islam, walimah atau syukuran khitan dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur. Saat acara berlangsung, Ayah dan Bunda bisa membaca doa berikut ini:
Doa walimatul khitan:
اَللهم وَفِّقْنَا لِاجْتِلَابِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا أَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ أُمُورَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ أَمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَاقَنَا…
Latin:
Allahumma waffiqna lijtibil fadha’il wa jannibna min iqtirahir radhail. Rabbana taqabbal minna a’dzarana wa sallim umurana wa shahhih makhtunana…
Artinya:
“Ya Allah, berikan kami taufik untuk meraih kebaikan dan jauhkan kami dari keburukan. Terimalah doa kami, selamatkan urusan kami, sembuhkan anak kami, lapangkan rezeki kami, dan kabulkan harapan kami…”
Doa ini biasanya dibacakan saat walimah khitan sebagai bentuk harapan agar anak tumbuh sehat, kuat, dan menjadi anak yang sholeh.
Makna Penting Walimatul Khitan bagi Ayah dan Bunda
Walimatul khitan bukan hanya acara makan bersama, tapi juga simbol rasa syukur Ayah dan Bunda atas proses tumbuh kembang anak. Di dalamnya ada doa, harapan, dan kebahagiaan keluarga.
Selain itu, momen ini juga menjadi penguat ikatan keluarga serta bentuk pengingat bahwa setiap proses dalam hidup anak selalu disertai doa orang tua.
Perawatan Setelah Khitan
Setelah khitan, Ayah dan Bunda dianjurkan untuk menjaga kebersihan luka, memberi makanan bergizi, serta memastikan anak cukup istirahat. Dalam beberapa kondisi, penggunaan perawatan modern dari klinik khitan juga membantu mempercepat pemulihan.
Beberapa klinik sunat modern seperti Alfatih Sunat Center juga sudah menggunakan metode yang lebih nyaman untuk anak, sehingga proses pemulihan bisa lebih cepat dan minim trauma. Namun tetap, doa dan perhatian orang tua adalah hal yang paling utama.
Kesimpulan
Doa walimatul khitan menjadi bagian penting dalam setiap prosesi sunat anak. Ayah dan Bunda dianjurkan untuk membacanya sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar anak diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan hidup.
Walaupun sederhana, doa ini memiliki makna yang dalam. Karena setiap langkah anak, selalu ada harapan besar dari orang tua yang disertai doa tanpa putus.




